Sunday, April 16, 2017

setelah gerbang toll karang tengah tidak beroperasi

wacana pembongkaran (sekarang sih belum dibongkar baru peniadaan transaksi pembayaran aja) gerbang toll karang tengah sudah mulai terinfo dari akhir 2016 lalu. rencana ini tercetus karena setiap hari kerja, senin hingga jum'at antrian kendaraan di gerbang toll karang tengah bisa mencapai 3KM. saya sebagai pengguna bus umum sudah terbiasa dengan kemacetan ini. pokoknya begitu masuk ke jalur toll tangerang jakarta, kendaraan sudah mulai tersendat dari sebrang IKEA Alam Sutera. makin kesini kemacetannya memang makin edan apalagi jika di hari senin, kendaraan jauh lebih banyak yang menumpuk di ruas toll tangerang jakarta. laju kendaraan pun bener-bener merayap, saya sampe punya istilah "jalannya pake gaya siput lagi sakit gigi" entah kayak apa rasanya jadi siput yang lagi sakit gigi, hehehe. ini sebenernya disebabkan makin banyak akses untuk masuk ke toll tangerang jakarta, selain dari arah merak, karawaci, dan kebon nanas, entrance bertambah dari alam sutera, green lake, karang tengah barat 2 (yang terbaru). akses masuk makin banyak tapi jalannya cuma segitu-segitu aja, efeknya jadi numpuk pas mau bayar toll di gerbang toll karang tengah. kemacetan baru mulai terurai di exit toll kebon jeruk. dari situ laju kendaraan baru berangsur ramai lancar. 

per hari minggu tanggal 9 april 2017 lalu, transaksi pembayaran di gerbang toll karang tengah ditiadakan. saya baru merasakan efek peniadaan gerbang toll karang tengah ini di hari seninnya. awalnya ga tau kalo ada info ini, yang pasti begitu bus yang saya tumpangin mulai berjalan pelaaaaan banget dari depan perumahan palem semi, saya hampir mau nyerah untuk ga nerusin perjalanan ke kantor, karena sampe jam 06.45 saya masih ada di belakang hypermart cyberpark (jalan di depan hypermart cyberpark amblas dari hari kamis/jumat jadi ditutup sementara). saya juga heran kenapa bayar tollnya di entrance karawaci. rapi bayar toll ternyata lancar banget perjalanannya. gerbang toll karang tengah ga ada penumpukan kendaraan lagi. dipasang juga spanduk besar "JALAN TERUS" "TIDAK ADA TRANSAKSI" namun masih banyak pengendara yang berenti karena mereka belum tau informasi ini. karang tengah emang ga macet lagi tapi pindah ke masing-masing entrance toll seperti kebon nanas, alam sutera, dan lain-lain sepanjang jalur toll tangerang-jakarta. penutupan bertahap gerbang toll karang tengah masih terus jalan sepanjang hari senin hingga rabu tapi di hari kamis mulai ditutup banyak bekas loket-loket pembayaran yang bikin penumpukan kendaraan lagi. ini mah jadi dobel yaaak, macet di entrance karawaci dan karang tengah. dan saya akhirnya telat sampe di kantor padahal berangkat dari rumah udah lebih awal -__-".



ya kalo mau dipindahin pembayaran tollnya disiapin dulu sampe selesai banget, jangan baru setengah jalan udah mulai diberlakukan kebijakan baru. yang ada malah gardunya berasa kayak gardu darurat, petugas cuma bermodalkan kursi dan meja kecil seadanya untuk ngeletakin uang. e-toll pun blum bisa digunain.. 

itu baru dari segi efek di jalannya. hal lain yang ga kalah pentingnya yaitu tarif tollnya. dari yang sebelumnya tarif toll tangerang jakarta itu Rp 5,500 naik jadi Rp 7,000. lebih edan lagi entrance toll kebon jeruk - tomang yang sebelumnya Rp 2,000 (eh apa Rp 2,500) jadi Rp 7,000 juga. disamain dengan entrance toll lain yang jaraknya jauh lebih panjang. saya yang pengguna bus jadi ngebatin sendiri, kondekturnya harus nambah biaya toll harian sekitar Rp 6,000 - Rp 6,500. apa sebentar lagi akan ada kenaikan tarif bus juga ya?

ini baru seminggu berjalan, mudah-mudah cepet selesai pembangunan gardu/loket pembayaran toll di masing-masing entrance biar ga darurat gardu toll lagi.


No comments:

Post a Comment