Sebagai salah satu kawasan hinterland Jakarta dan sebagai salah satu kota yang sebagian penduduknya mencari nafkah di Jakarta, Kota Tangerang akhirnya dibuatkan rute tersendiri dari Transjakarta.
Beberapa rute tujuan tangerang (yang saya sering lihat) yaitu:
1. Poris Plawad - Bunderan Senayan
2. Poris Plawad - Pasar Baru
3. BSD - Grogol
4. Ciputat - Tosari
rute dari Transjakarta ini resmi beroperasi pada bulan Mei 2016 dan jam operasional dimulai dari pukul 05.00 hingga 22.00 (padahal yang kejadian di lapangan hingga saat ini, terakhir lewat dari bunderan senayan jam 21.00).
saya sebagai pengguna bus umum lumayan penasaran juga pengen nyobain rute yang disediain oleh Transjakarta ini apalagi tarifnya pun tetap sama dengan tarif Transjakarta yang beroperasi di Jakarta sendiri yaitu Rp. 3,500,-
kali ini rute yang akan saya bahas adalah rute Poris Plawad - Bunderan Senayan, karena rute ini yang agak sedikit paling nyambung dengan rute perjalanan ke kantor saya. dari tangerang, lokasi pemberhentian bus ini ada di terminal poris plawad, perumahan modernland (jalan jendral sudirman), jembatan baru (cisadane), pabrik - kantor pusat Hush Puppies, pertigaan kavling, perumahan palem semi, hypermart cyberpark pinangsia, lalu masuk ke jalur toll tangerang jakarta, pemberhentian selanjutnya ada di Rest Area KM 13, exit toll kebon jeruk, kemudian bus transjakarta keluar dari jalur toll di tomang. setelah itu bus transjakarta tersebut akan melewati jalur busway sehingga terhindar dari kemacetan. halte transjakarta yang dilewati setelah memasuki kota jakarta yaitu halte rumah sakit harapan kita, slipi kemanggisan, slipi petamburan, senayan JCC, polda metro jaya, gelora bung karno, dan berakhir di halte bunderan senayan.
kenapa tadi saya bilang agak sedikit paling nyambung ke kantor saya? karena saya butuh perjuangan lebih di waktu perjalanan karena harus transit 2 kali. lokasi kantor saya di jalan prof dr satrio. kalo lagi kepagian saya naik transjakarta rute poris plawad - bunderan senayan kemudian transit pertama di halte senayan jcc dan tarnsit kedua di halte kuningan barat lalu baru keluar di halte departemen kesehatan, sisanya saya jalan sekitar 600 meter - 700 meter menuju kantor.
lumayan menghemat ongkos juga dengan naik transjakarta. biasanya saya harus keluarin ongkos Rp 17,500,- untuk sekali jalan dengan menggunakan bus umum. tapi dengan menggunakan transjakarta total ongkos yang saya keluarkan hanya Rp. 9,500,-
dan kenapa pula saya juga bilang kalo lagi kepagian berangkat saja baru naik transjakarta? karena bus ini ga lewat toll dalam kota, apalagi antri keluar toll tomang itu panjaaaang dan saya harus melanjutkan jalan kaki 600 meter-700 meter yang memakan waktu 10 menit lebih dikit menuju kantor setelah keluar dari halte departemen kesehatan.
lain lagi ceritanya kalo pas lagi pulang. di pintu antrian di halte bunderan senayan yang menuju poris plawad penuh dengan drama. antriannya panjaaaang sampai-sampai nyebar ke pintu antrian rawamangun dan kota. sebetulnya dari pihak transjakartanya sudah mengatur jarak waktu tunggu antara 1 bus dengan bus yang lain supaya lewatnya ga terlalu lama sekitar 10 menit. tapi kalo lagi ada kendala seperti hujan dan kecelakaan lalu kendaraan besar mogok di ruas toll tangerang-kebon jeruk-tomang, waktu tunggunya bisa semakin lama (bisa sampe 20-30 menit). dan begitu busnya nongol, yang dorong mah ngedorong, yang nyikut mah nyikut, yang sampe keselengkat kaki sampe sepatunya copot pun ada. punten dong bapak-bapak petugas yang jaga halte bunderan senayan tolong dibantu jagain dan diatur antriannya, mungkin dengan kehadiran bapak-bapak, yang pada antri bisa lebih kalem, hehehe.
No comments:
Post a Comment